Assalamu'alaikum Warahmtullahi Wabarakatuh
Kebahagiaan hidup yang hakiki adalah apabila kebahagiaan hidup di dunia juga akan diikuti dengan kebahagiaan hidup di akhirat.
Setiap hamba yang beriman akan meyakini bahwa ada kehidupan yang
kekal setelah kehidupan di dunia yang fana. Oleh karena itu kebahagiaan
yang dipersiapkan adalah kebahagiaan yang beriringan, bahagia di dunia
dan bahagia di akhirat.
Apa saja kunci hidup bahagia? Apakah harta menjadi
jaminan. Banyak orang kaya yang memiliki jumlah harta tak terhitung,
namun mereka tidak menemukan kebahagiaan hidup. Bahkan tak jarang dengan
harta yang dimilikinya tersebut ia akan menjadi sengsara. Bukan hanya
sengsara di dunia tapi juga di akhirat.
Demikian juga bagi mereka yang memiliki jabatan terhormat. Jabatan
tinggi tidak menjamin kehidupan seseorang akan bahagia. Lihatlah
bagaimana banyaknya para pejabat yang siang malam resah tak tenang
memikirkan kalau-kalau ia akan mendapatkan tuntutan dari rakyatnya untuk
lengser, takut diturunkan oleh lawan politik dan lain sebagainya.
Harta, tahta ataupun wanita dan keluarga bukan lah kunci dari rahasia
hidup bahagia. Ada beberapa hal yang perlu ditanamkan apabila Anda
ingin kehidupan Anda di dunia bahagia dan berakhir bahagia pula di
akhirat:
1. Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Perintah Allah adalah sesuatu yang bernilai pahala. Pahala adalah segala
sesuatu yang mampu membuat hati seseorang menjadi tenang, damai dan
bahagia. Oleh karena itu, orang yang selalu melakukan perintah Allah
maka ia akan mengumpulkan banyak pahala. Dan pahala tersebut akan
berbuah ketenangan dalam diri yang bersangkutan.
Kebahagiaan yang hakiki akan muncul dengan kita memperbanyak
perbuatan pahala, tak hanya di dunia namun juga di akhirat. Menjauhi apa
yang menjadi larangan Allah merupakan cara Anda untuk lebih ringan
dalam menjalankan perintah Allah. Orang yang selalu melakukan
larangan-larangan Allah akan terkunci hati-Nya melakukan berbagai
perintah Allah SWT.
2. Memperbanyak rasa syukur dalam hidup
Kunci rahasia hidup bahagia selanjutnya adalah memperbanyak rasa syukur pada Allah SWT.
Syukur akan membuat kita tenang dalam menjalani hidup, tidak iri dan
dengki serta akan lebih banyak mengingat segala nikmat yang telah
diberikan Allah pada kita.
Syukur bukan hanya menjadi rahasia hidup bahagia, namun juga akan
mengantarkan memperoleh nikmat yang lebih banyak lagi dari Allah SWT.
Sebab Allah SWT menjanjikan, barang siapa yang bersyukur dengan
nikmat-Nya, maka akan ditambahkan lagi padanya nikmat yang banyak.
Itulah dua hal utama yang menjadi rahasia hidup bahagia baik di dunia
maupun di akhirat. Bahagia dunia dan akhirat merupakan hakikat bahagia
yang paling utama.
Meskipun apa yang diinginkan itu tercapai, tetapi…ramai
yang kecewa, hidupnya gelisah malah ada yang membunuh diri, karena apa
yang diinginkannya itu tidak tercapai.
Islam memberi panduan kepada kita untuk mencapai
ketenangan dalam kehidupan ini maka kita perlulah mendekatkan diri kita
dengan Maha pencipta yaitu Allah S.W.T.
Allah berfirman ;
“Ketahuilah, hanya dengan berdzikir kepada Allah sajalah hati akan menjadi tenteram.” (Q.S.Ar Ra’d :28)
Zikir dari segi bahasa dapat diartikan dengan “ingat” ,yang merupakan ucapan, perbuatan dan pemikiran.
Allah berfirman;
“(Yaitu) orang yang berzikir kepada Allah
semasa mereka berdiri atau duduk, atau dalam keadaan berbaring dan
memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan
kami, tiadalah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia.” (QS Ali Imran: 191)
Kemuncak bagi pencapaian Kebahagiaan bagi orang yang
beriman, yaitu kebahagiaan hidup di akhirat dengan nikmat surga yang
kekal abadi, Allah berfirman yang maksudnya”:
“Dan sampaikanlah berita gembira kepada yang
beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang
mengalir sungai-sungai didalamnya”. (QS al-Baqarah : 25)
Bagi seorang Muslim kebagiaan yang diusahakan mencakup bahagia didunia dan bahagia di akhirat.
Dunia ini merupakan ladang ataupun kebun yang diusahakan
untuk menanam berbagai tanaman yang berguna yang boleh dinikmati
didunia dan diakhirat.
Dalam surah al-’Asr, Allah berfirman yang maksudnya :
” Demi masa sesungguhnya manusia itu dalam
kerugian, kecuali orang yang beriman dan beramal soleh dan mereka pula,
berpesan-pesan dengan kebenaran dan berpesan-pesan dengan kesabaran.” (QS.al-”Asr: 1 – 3)
Untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di
akhirat, maka perlulah kita memiliki Iman yang teguh, dan amalan soleh,
serta saling berpesan kepada kebenaran dan kesabaran.
Iman ialah keyakinan teguh, kepada Allah S.W.T. dan Rasulnya, sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran :
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman,
hanyalah orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka
tidak ragu-ragu dan mereka berjuang dengan harta dan jiwa mereka pada
jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar. (QS al-Hujurat :15)
Allah berfirman yang maksudnya: “Sesungguhnya
manusia itu dalam kerugiaan, kecuali orang yang beriman dan beramal
soleh, dan mereka pula saling berpesan-pesan dengan kebenaran dan dan
berpesan-pesan dengan kesabaran.” (Qs.al-’Asr :1 – 3)
Amal soleh ialah ialah perbuatan manusia yang sesuai dengan petunjuk Allah S.W.T. Amal soleh adalah kesempurnaan iman seseorang.
Menegakkan kebenaran, didunia ini
banyak amal perbuatan keji dan zalim, dilakukan oleh manusia, oleh itu
perlulah ada orang-orang yang terus berusaha untuk menegakkan kebenaran
dan keadilan.
Menegakkan kesabaran. Sudah tentu dalam
usaha untuk menegakkan kebenaran maka kita akan menghadapi berbagai
halangan dan rintangan, hanya mereka yang sabar saja yang akan
memperoleh kejayaan.